Jumat, 12 September 2008

ciuman pas puasa?!

menurut cerita artikel di www.al-islam.com
hadis riwayat aisyah ra., berkata: adalah Rasulullah SAW. mencium salah satu istri beliau dan beliau sedang berpuasa..lalu istrinya tersenyum..

wheits..artinya apa nih?!berarti kita boleh ciuman dong pas puasa???bukannya puasa itu kita harus menahan segala macam bentuk nafsu, baik nafsu yang berhubungan dengan perut(makan minum maksudnya..) nafsu yang berhubungan dengan emosi,dan nafsu yang berhubungan dengan birahi?
ciuman cuma salah satu bentuk sentuhan fisik yang kalo anak muda jaman ayeuna mah bilang ngeus biasa..tapi sentuhan kecil tersebut sering menjadi gerbang memasuki sentuhan fisik lainnya yang lebih luar biasa, yang jelas-jelas ga boleh dilakukan selama puasa!!!

kemudian hadis itu berkata lagi..boleh melakukan ciuman asal tidak diikuti dengan nasfu birahi..
Hadis riwayat Umar bin Abu Salamah ra:
Bahwa ia bertanya kepada Rasulullah saw.: Bolehkah orang yang sedang berpuasa itu berciuman (dengan istrinya)? Rasulullah saw. menjawab: Tanyakan saja kepada Ummu Salamah. Kemudian ia (Ummu Salamah) memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah saw. melakukannya. Umar bin Abu Salamah lalu berkata: Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah mengampuni dosa baginda yang lalu dan yang akan datang? Rasulullah saw. bersabda padanya: Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takwa kepada Allah dari kalian


ciuman tanpa nafsu?!memang tidak semua orang bisa melakukannya..kita bukan nabi..dan kita(mahasiswa maksudnya..) belum menikah..sentuhan fisik yang dilakukan oleh mereka yang telah menikah saja masih dipertanyakan, apalagi sentuhan fisik dilakukan oleh kita yang cenderung memiliki emosi masih labil..sanggupkah melakukan ciuman tanpa nafsu??

kalau tidak mempunyai kemampuan untuk menjinakkan api lebih baik tidak bermain api..

Yayan Hermawan (kod050099)

Rabu, 03 September 2008

Kita masih harus banyak belajar..

Selamat datang bulan suci Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa di bulan yang suci ini. Dengan segala nikmat dan limpahan akan karuniaNya. Namun yang terjadi di samping itu merupakan hal yang semata-mata kian kronis. Saya lebih senang menyebutnya dengan "komersialisasi islam" yang dilakukan secara masif oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, mulai dari lembaga emerintah, media massa, sampai lapisan masyarakat terendah sekalipun dalam stratanya.
Kenapa saya sebut demikian? Karena semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mampu membuat fenomena baru yang bergejolak di dalam masyarakat. Sehingga terjadi pergeseran nilai di dalam masyarakat kita, terutama muslim. Tragis memang, namun ini seperti luput dari penglihatan orang muslim sendiri. Bulan suci Ramadhan semakin erat hubungannya dengan logika untung-rugi dimana orang-orang dengan kalap berusaha dengan berbagai cara untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Kita sebut media massa televisi misalnya. Tawaran cerita supersingkat a la sinetron ramadhan dan tidak memberikan pemaknaan apapun dalam pola hidup masyarakat Indonesia yang semakin susah pun menjadi
ujung tombak media ini dalam pertarungannya dalam meraup untung. Sama hal dengan stasiun lain yang dengan tanpa proses kreatif apapun (lebih tepatnya meniru) membuat program yang sama.
Apa yang terjadi di sini juga dilakukan oleh pihak lain, namun dengan teknik lain. Yaitu pengemis dadakan. Berbondong-bondong datang dari segala penjuru tanah air menuju kota besar demi mengais rupiah di bulan suci Ramadhan ini.
Yang perlu kita pelajari bersama adalah bagaimana kita bisa mengembalikan nilai agama sebagai nilai luhur sebagai pembimbing hidup dan sebagai kontrol sosial serta memaknai semuanya dalam hidup adalah bagaimana amalan kita untuk di akhirat nanti bukan sbanyak apa materi yang kita kumpulkan di dunia.

Oleh : Andry Novaliano (K0A 03082)

Rabu, 20 Agustus 2008

Kulit Mu Begitu Mengaggumkan


TAHUKAH Anda betapa kulit kita begitu mengagumkan? Sebagai bagian terluar, kulit tumbuh dan berkembang bersama kita sejak bayi hingga sekarang, ia juga memungkinkan kita bersentuhan dengan dunia luar. Kulit pula yang melindungi kita dari cuaca dan infeksi, dan mampu mendinginkan dan menghangatkan tubuh.

Wanda Hamidah, artis yang kini tengah mengandung anak ketiganya, termasuk wanita yang sangat mengagumi kulitnya. "Dengan menakjubkan, kulitku secara elastis meregang mengikuti perubahan bentuk tubuh. Dari yang tadinya perut rata sekarang membesar mengikuti berat bayi," kata salah satu brand ambassador Vaseline Firming ini.

Sementara itu, Dewi Sandra, penyanyi, mengatakan bahwa kulit bisa menceritakan hidup seseorang. "Warna, vlek, tanda lahir, atau bekas luka di kulit banyak bercerita tentang pemiliknya. Begitu juga kulitku," ujar brand ambassador Vaseline Healthy White ini.

Melihat fungsinya yang sangat penting, seharusnya kita menjaga kesehatan kulit. Sayangnya, perawatan kulit yang kita lakukan masih sekadarnya atau bahkan luput dari perhatian kita. Padahal, kulit yang sehat adalah hal yang penting, tidak saja untuk kesehatan secara keseluruhan, tapi juga sebagai penunjang penampilan.

Kulit yang sehat, menurut dr Titi Lestari Sugito, SpKK, adalah kulit yang bersih, lembut, lembab, cerah, dan elastis. Oleh karena itu kulit harus terjaga kelembabannya. Secara alami kulit normal memiliki lapisan pelembab sebagai pelindung, tapi karena pengaruh lingkungan dan agresi dari luar (sinar matahari, polusi, sabun, dan lainnya), lapisan tersebut berkurang atau hilang hingga perlu diberikan pelembab dari luar.

Itu sebabnya pemakaian pelembab sangat penting, paling sedikit gunakan dua kali dalam sehari. Pemakaian pelembab akan lebih efektif bila kulit dalam keadaan bersih dan sudah menyerap air karena cara kerjanya yang membentuk lapisan sehingga air yang sudah terserap kulit tidak cepat menguap. Karena itu disarankan untuk menggunakan pelembab setelah mandi.

Perawatan kulit seharusnya dijadikan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. Selain itu, makanlah makanan yang mengandung protein untuk regenerasi sel. Perbanyak buah dan sayuran, serta minum air putih sedikitnya delapan gelas sehari.

yayu sri dewi
210203060054
kehumasan B

Waspadalah Kosmetik Bagi Ibu Hamil


HAMPIR semua ibu ingin kelihatan cantik dan rapi, bahkan kala hamil sekali pun. Namun, mengingat sebagian besar kosmetika di pasaran terbuat dari bahan kimia, ibu hamil perlu lebih berhati-hati. Kosmetika yang mengandung bahan kimia berbahaya bisa saja memicu masalah dalam proses pertumbuhan janin.

Dr H Taufik Djamaan, Sp.OG dari RS Bunda Jakarta mengungkapkan, banyak ahli yakin bahwa bayi yang menderita alergi, kanker kulit, autisme, dan cerebral palsy antara lain disebabkan paparan zat-zat kimia, salah satunya zat kimia dari kosmetik, seperti timah hitam, aluminium, metilmerkuri, dan alkohol. Memang, diakuinya, keyakinan ini masih berdasarkan dugaan, belum sampai pada kesimpulan.

"Namun demikian, setidaknya ibu hamil perlu mewaspadai mungkin saja kosmetika yang dipakainya menjadi berbahaya bila digunakan selagi hamil," ujar Taufik. Untuk mengantisipasi bahaya ini, ibu perlu bersikap waspada, tapi bukannya tidak memakai produk kosmetika sama sekali.

Pastikan ibu tidak menggunakan kosmetika dengan bahan yang mengandung timah hitam, aluminium, metilmerkuri, dan alkohol, seperti yang banyak terkandung dalam krim pemutih kulit, cat rambut, dan obat keriting. Di luar itu, penggunaan kosmetika sebaiknya normal saja, tidak berlebihan.

Lalu, kosmetik apa saja yang perlu dicermati?
* LIPSTIK
Zat pewarna dan pengawet yang terkandung dalam lipstik jika tidak tertelan tak akan membahayakan janin. Lagi pula, kandungannya dalam kosmetik sangat sedikit, jadi tak perlu terlalu dikhawatirkan. Kecuali kalau ibu punya kebiasaan menjilati bibir, mungkin sekali lapisan lipstik yang dioleskan di bibir ikut tertelan.

"Dalam jumlah sedikit memang tidak akan berdampak apa-apa, tapi kalau ibu tanpa sadar sering menjilat bibirnya yang berlipstik, mungkin saja jumlah yang tertelan menjadi banyak," kata Taufik. "Pengawet dan pewarna kalau dikonsumsi secara langsung memang sangat berbahaya buat ibu dan janin," tambah dr Tina Wardhani Wisesa, Sp.KK, spesialis kulit dari klinik Sakti Medika, Tebet, Jakarta.


* KRIM PEMUTIH
Ciri krim pemutih yang mengandung merkuri ini adalah proses kerjanya yang sangat cepat. Tiga hari dipakai, hasilnya sudah dapat terlihat. Tanpa merkuri, umumnya krim pemutih baru terlihat hasilnya setelah pemakaian berminggu-minggu. Oleh karena itu, jangan pernah tergiur dengan penawaran ini.


* CAT RAMBUT
Cat rambut yang awet biasanya mengandung zat berbahaya. Kalau mau, gunakan cat rambut yang harus diulang setiap dua minggu karena itu berarti kandungannya tidak cukup berbahaya. Untungnya, saat ini berbagai produk kosmetik dan perawatan tubuh bermutu sudah tidak lagi memakai bahan-bahan keras yang berbahaya.

"Banyak produsen yang lebih suka memanfaatkan bahan dari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang aman," tambah Tina. Bila ibu hamil tidak yakin akan kandungan zat-zat kosmetika yang akan dipakai, bertanyalah pada ahli kosmetika atau dokter kandungannya lebih dulu. "Biasanya mereka akan menjelaskan mana yang baik digunakan dan mana yang tidak."


* OBAT JERAWAT
Ibu hamil yang akan mengobati infeksi pada kulit wajah, seperti jerawat yang menimbulkan kemerahan pada kulit, memerlukan pengawasan dari dokter kandungan ataupun ahli kosmetik. "Biasanya, ibu hamil diminta untuk menunda pengobatan sampai usia kandungannya mencapai 4 bulan, kalau dipaksakan dikhawatirkan akan mengganggu pertumbuhan awal janin," tutur Tina. Selepas usia kandungan 4 bulan, silakan saja ibu hamil melakukan perawatan kulit berjerawat.


yayu sri dewi
20203060054
kehumasan B

Selasa, 19 Agustus 2008

SIMBIOSE MUTUALISME DI KALANGAN WARGA RIAU: Membiayai Kursus Sambil Menimba Ilmu

SEIRING PERKEMBANGAN EKONOMI dan fasilitas di propinsi Riau, semakin banyak karyawan perkantoran yang memiliki komputer berprosesor tinggi di rumahnya masing-masing. Sebagaimana di propinsi lainnya, banyak dari mereka yang kurang terampil dalam memberdayakannya. Peralatan yang seharusnya dioptimalkan itu hanya terpakai sedikit. Malah terkadang hanya dipakai untuk menulis teks (Word) dan menyusun data (Excel) yang variasinya pun terbatas.

Mungkin ada di antara mereka yang menyadari, yang kemudian terpikir untuk mengikuti kursus. Uang cukup untuk itu. Tetapi mengalami kesulitan waktu. Pagi-pagi harus sudah berada di kantor. Baru pulang sekitar matahari terbenam.

Sementara banyak anak potensial yang pendidikannya terhenti sampai SMU hanya kerena keterbatasan biaya. Malah untuk kursus yang dianggap relatif lebih murah pun tidak punya. Sedangkan untuk cari kerja susahnya bukan main. Perusahaan memang sangat selektif menjadikan mereka sebagai karyawan, terlebih bila nantinya hanya akan menjadi counter produktive. Jadilah pengangguran.

Rasanya klop sekali bila kedua problem di atas dipecahkan dengan menciptakan tradisi kerjasama yang komplementer, bak mur dan baut. Yang satu mengatasi kekurangan uang dan yang lain mengatasi kekurangan ilmu.

Agar jelas simaklah cerita berikut ini :
Seorang wanita karir yang berusia 40 tahun itu yang sangat sibuk di kantornya. Belum lagi kesibukannya mengurus keluarga. Untuk meringankan pekerjaannya di kantor, ia yang sering dipanggil Ny. Aminah itu bermaksud ingin mendalami "Microsoft Excel" dan "Microsoft Word", dengan mengikuti kursus di salah satu Lembaga Pendidikan Komputer. Sayangnya ia tidak mempunyai waktu. Apalagi tempatnya cukup jauh. Sebagai alternatifnya, dicarilah orang yang juga berminat dengan kursus tersebut, tetapi tidak mempunyai uang.

Akhirnya memang ditemukan yang kebetulan anak tetangga, Luthfiana, seorang gadis yang berusia 18 tahun. Ia tidak bisa melanjutkan ke universitas karena faktor biaya. Maklumlah, penghasilan orangtuanya pas-pasan sebagai buruh rendah.

Ia menyatakan kesediaannya membiayai biaya kursus Microsoft, tetapi dengan syarat, yaitu setelah berhasil menguasainya, gadis itu harus datang tiga kali seminggu pada pukul delapan malam. Maksudnya apalagi kalau bukan minta diajarkan program tersebut dengan menggunakan komputer yang sudah tersedia di rumahnya.

Seperti "pucuk dicinta ulam tiba". Luthfiana menyanggupinya. Ny. Aminah langsung memberi uang secukupnya, yang meliputi untuk biaya kursus, buku, dan transport. Ceritanya Luthfiana berhasil menyelesaikan kursus serta dilanjutkan dengan melaksanakan kesepakatan.

Dalam waktu enam minggu Ny. Aminah pun menguasai program tersebut untuk kemudian diaplikasikan dalam berbagai pekerjaan kantornya. Sementara Luthfiana semakin terampil memanfaatkan kedua jenis software tersebut. Bukan itu saja. Bila Ny. Aminah sejak itu berhasil menyelesaikan pekerjaan satu jam lebih cepat, maka Luthfiana mempunyai pekerjaan baru, yakni memberikan kursus privat pada malam hari kepada orang kantoran di rumahnya masing-masing.

Sungguh suatu simbiose mutualisme dalam artian sebenarnya. Sangat tampak kredit point "Sumber Daya Manusia" pada keduanya tanpa "yang satu merasa berjasa kepada yang lain", tetapi tetap mengandung unsur kesetiakawanan.

Penulis yakin, banyak pejabat pemerintah daerah Riau yang merasa terharu bila terjadi dikalangan warganya. Tetapi tentu saja tidak cukup sekedar bersikap demikian. Perlu ditindaklanjuti dengan memobilisasi, mengapresiasikan, atau menggerakannya.

Karenanya tidak berlebihan bila pemerintah daerah Riau melalui Dinas Pendidikan Nasional melalui berbagai cara bersedia menciptakan tradisi demikian. Bukan saja dalam kaitan "kursus komputer", juga bidang lainnya. Lagian untuk ini tidak perlu mengorek anggaran pendidikan.

Malah bila sukses tidak mustahil kelak akan menjadi proyek percontohan bagi propinsi lainnya.

Musik dan Film: Bukan Sekedar Latar


Bayangkan: adegan menegangkan di shower (gadis yang akan ditikam ketika mandi) dalam film Psycho (Alfred Hitchcock) yang terkenal itu ...tapi tanpa musik! Film thriller tanpa musik? Ada sekian tingkat ketegangan yang hilang tanpa bantuan musik.

Musik telah jadi bagian tak terpisahkan dari film (genre apapun). Bahkan musik-musik film tertentu tertanam dalam-dalam pada benak penontonnya. Sebagian orang akan selalu terbuai ke dunia jauh, ke alam Cassablanca, jika mendengar As Time Goes By. Sebagian orang masih menyenandungkan Lara's Theme dan teringat epik cinta Doctor Zhivago. Atau menyiulkan lagu tema Love Story pada saat merasa romantis. Banyak film yang menjadi abadi karena lagu/musik mereka.

Dan Hollywood dengan sigap mengindustrikan fenomena tersebut. Musik/lagu dari film - layar lebar ataupun televisi - menjadi sebuah komoditi tersendiri.

Perkembangan
Di era film bisu, musik jadi latar dengan berbagai alasan: sebagai warisan tradisi teater, sebagai peredam suara berisik dari proyektor, dan sebagai pemberi 'kedalaman' pada gambar bisu dua dimensi di layar.

Di era film bersuara, musik film mulai menyusun bahasanya tersendiri. Pada awalnya musik film melanjutkan tradisi era film bisu, yaitu menggunakan khasanah musik Barat yang telah ada - terutama musik klasik Eropa abad 19. Pada era 1930-an, mulai umum untuk menuliskan komposisi khusus untuk sebuah film. Sebagian sineas - seperti para sineas di Rusia - menggunakan musik dalam rangka eksplorasi relasi antara musik (sebagian bagian dari suara) dan gambar. Tapi kebanyakan film menempatkan musik sebagai dekor atau alat bantu saja dalam membangun suasana.

Dalam era 1930-an itu Hollywood mulai menyususn kamus musik film lewat para komposer yang terdidik dalam tradisi musik Eropa. Kosa musik-film itu mapan di era 1940-an. Nama-nama terkemuka pada masa itu antara lain Max Steiner (King Kong (1933)) dan Bernard Herrmann - dengan karya mencakup Citizen Kane (1941) hingga Psycho (1960).

Dominasi kosa musik-film yang menggunakan simfoni dan bergaya Eropa mulai didobrak di tahun 1950-an: pengaruh jazz masuk ke arus besar film Hollywood. Para pemulanya antara lain adalah Alex North (A Street Car Named Desire (1951), Cleopatra (1963), Who's Affraid of Virgina Wolf? (1966)) dan Elmer Bernstein (The Man With The Golden Arm (1955), Magnificent Seven (1960)). Salah satu komposer paling terkenal aliran itu adalah Henry Manciny. Musik film dengan pengaruh jazz memang wajar disukai para pembuat film karena di samping ekspresif, lebih kontemporer dari musik gaya romantik Eropa, juga tak memerlukan orkestra besar, hingga bisa lebih murah.

Era 1950-an adalah juga era eksperimen musik/bunyi yang lebih beragam. Di India, Satyajit Ray menggunakan musik etnis karya Ravi Shankar untuk filmnya, Pather Panchali. Di Jepang, Fumio Hayasaka menggunakan alat-alat musik Jepang untuk film Akira Kurosawa, Rashomon (1950) dan Seven Samurai (1955). Eropa melahirkan pakem musik-film dengan orkes studio yang kecil. Gerakan new-wave di Perancis turut mempopulerkan pakem itu, dan melahirkan tokoh musik-film seperti Michael Legrand (The Umbrellas of Cherbourg (1964), Summer of '42 (1972) - di situ ia memenangkan Oscar, dan Yentl (1983) - juga memenangkan Oscar).

Eksperimentasi tahun 1950-an dilanjutkan dengan eksperimentasi tahun 1960-an. Dunia sedang dilanda revolusi musik, dengan pahlawan utamanya: The Beatles. Yang paling menonjol dari revolusi musik itu - disamping mencuatnya ragam bunyi etnis dan jazz - adalah mencuatnya musik rock sebagai kekuatan baru. Khasanah musik film pun ikut kena imbas, dan pengaruh rock mulai tertanam. Salah satu empu musik film dengan pengaruh rock itu adalah John Barry yang karyanya mengisi hampir seluruh film James Bond, juga, antara lain, Born Free (1966), Out of Africa (1985), Dances With Wolves (1990) dan Indecent Proposal (1993).

Pada tahun 1980-an, beberapa kecenderungan mutakhir mencuat ke permukaan. Pertama, penggunaan synthesizer. Nama-nama yang menonjol dalam arus itu adalah Vangelis (Chariots of Fire (1981), Blade Runner (1982)), Tangerine Dream (Legend (1985), Vision Quest (1985)) dan Giorgio Moroder (Flash Dance (1983) dan Top Gun (1986)). Musik film dengan synthesizer memberi nuansa yang khas: bunyi-bunyi buatan elektroniknya amat tepat untuk membangun atmosfer 'dunia yang lain' (alam dongeng, futuristik atau mimpi) pada gambar di layar.

Trend kedua, musik avant garde tak hanya jadi 'milik' film avant garde saja. Musik garda depan masuk juga ke arus besar. David Byrne, seorang musisi avant garde, menyusun komposisi untuk Something Wild (1986) dan ikut membantu dalam The Last Emperor (1987) yang, antara lain, memenangkan Oscar untuk tata musiknya.

Trend ketiga adalah kecenderungan membangun tata musik film dari lagu-lagu populer. Film-film seperti Big Chill (1983), Down And Out in Beverly Hills (1986) dan Good Morning, Vietnam (1987) dengan sengaja membangun suasana lewat musik-musik lawas yang sudah membenam dalam kesadaran kolektif penonton Amerika - dalam dua film pertama, hal itu memang diharuskan oleh cerita. Variasi lain dari trend itu adalah tata musik film yang memang dengan sadar memilih lagu-lagu rock yang sedang atau akan digemari, seperti Against All Odds (1984 - dan mempopulerkan single dari Phil Collins dengan judul sama) dan White Nights (1985 - mencuatkan hit Lionel Ritchie, Say You Say Me). Variasi tersebut terpengaruh sebuah serial televisi, Miami Vice.

Trend terakhir pula yang membuka peluang bagi meriahnya musik alternatif dan musik 'hitam' - terutama R&B dan rap - menghias film-film Hollywood tahun 1990-an. Menguatnya black music berkait juga dengan munculnya trend black movies di Hollywood yang dimotori oleh Spike Lee (Jungle Fever, Malcom X) dan John Singleton (Boyz 'n The Hood, Poetic Justice). Namun, tata musik black music untuk black movies yang cenderung rasialis itu melebar juga ke arus besar yang dikuasai sineas 'bule'. Contohnya, Space Jam: film itu tampak sebagai 'milik' orang hitam - pahlawan basket Michael Jordan serta musik R&B dan rap mendominasi film. Padahal tokoh-tokoh kartun Loonie Toons (lawan main Jordan), adalah produk budaya 'putih' Amerika (belum lagi jajaran produser film tersebut, yang mengeruk untung besar dengan menjual muatan 'hitam' itu, juga kulit putih).

Berburu ‘harta karun’
Dengan segala perkembangan tersebut dunia tata musik film menjadi sebuah lahan koleksi yang menyenangkan dan berharga. Di Jakarta, para kolektor biasa mengaduk-aduk toko macam Duta Suara (terutama yang di Sabang) dan Aquarius (khususnya yang di Pondok Indah - sayang, sudah dibakar massa Mei 1998 lalu). Keduanya terhitung punya koleksi paling lengkap. Aquarius Pondok Indah malah menyertakan juga koleksi musik dari drama-drama musikal Broadway (seperti Jesus Christ Superstars, Cats, Miss Saigon). Yang lebih rajin bisa ju0ga mengaduk-aduk Glodok atau kios-kios musik loakan di Jalan Surabaya. Di Jalan Surabaya, disamping CD-CD dan kaset-kaset bekas, juga dijual video dan piringan hitam - sering dengan kualitas yang masih lumayan terjaga. Berhubung kios loakan, maka rekaman-rekaman sound track yang dijual kebanyakan dari film-film lama (1960-an hingga 1970-an). Buat para kolektor, hal itu justru mengasyikkan.

Dari khasanah musik film kita juga bisa menemukan 'harta karun' yang sukar ditemukan dalam rak-rak musik lain. Misalnya dalam OST Leaving Las Vegas, Sting menyanyikan lagu-lagu karya sang sutradara, Mike Figgis, yang khusus ditata untuk film tersebut. Para penggemar Sting tentu saja tak akan menemukan lagu-lagu tersebut pada album-album Sting. Contoh lain, para penggemar Led Zeppelin bisa mengobati rindu mereka dengan mendengar karya-karya dua eksponen grup legendaris itu, Jimmy Page dan John Paul Jones, dalam dua karya sutradara Michael Winner. Page menata musik Death Wish II (Charles Bronson), dan Jones menata musik Scream For Help (yang melejitkan hit Christie dengan vokal Jon Anderson).

‘Harta karun’ lain adalah jika seorang bintang benar-benar menyanyikan sendiri lagu dalam filmnya. Dalam Evita, misalnya, semua bintang menyanyikan sendiri lagu-lagu yang ditampilkan - termasuk Antonio Banderas. Sebelumnya, Banderas juga menyanyikan sebuah lagu dalam Mambo King. Atau jika ingin mendengar suara sexy Michelle Pfeifer, silahkan putar OST Faboulus Baker Boys (adegan paling terkenal dalam film itu adalah saat Pfeifer menyanyikan Makin' Whoopee di atas piano). Yang lebih unik adalah kasus Blues Brothers dan The Commitments: keduanya adalah film tentang kelompok musik fiktif, tapi kemudian para pemerannya malah jadi musisi betulan!

Hal lain yang mengasyikkan dalam berburu musik film adalah seringkali musik yang kita dengar lamat-lamat, separuh-separuh, atau sambil lalu (tanpa sadar, karena kita sedang terpesona oleh gambar/adegan) saat menonton ternyata merupakan komposisi yang bermutu dan dikerjakan secara serius oleh musisi yang piawai. George & Ira Gershwin, Maurice Jarre, Henry Manciny, Bernard Hermann, John Barry, adalah contoh nama-nama terhormat: kumpulan karya-karya mereka untuk berbagai film telah menjadi tonggak musik tersendiri.

Indonesia juga punya nama terhormat: Idris Sardi. Beliau terhitung paling piawai dalam menata musik yang bisa memberi tekanan suasana tertentu pada citra yang bergerak di layar. Juga Eros Djarot - karya-karyanya dalam Badai Pasti Berlalu telah menjadi tonggak musik pop tanah air dengan melejitkan Chrisye dan Keenan Nasution. Namun seiring dengan 'tidur'-nya film Indonesia, mereka seperti ikut terbungkam dalam berkarya.

Sayangnya kesadaran kita untuk mendokumentasikan tata musik film - sebagaimana kesadaran kita untuk mendokumentasikan film-film nasional - amat minim. Tapi era 1990-an adalah masa yang menarik untuk perkembangan OST dalam negeri. Yang merajai pasar adalah OST film-film TV produk luar (khususnya Hong Kong) yang di-Indonesia-kan. Bermula dari sukses lagu tema Kembalinya Pendekar Rajawali Sakti yang dinyanyikan Yuni Shara, para penyanyi lokal lain banyak mengalami sukses serupa. Belakangan, OST sinetron-sinetron lokal pun lumayan laku dijual. Tapi, sebagaimana film nasional secara umum, lahan musik film kita pun belum optimal digarap.

GUNUNG CIREMAI

Berkas:Ciremai 040906 021 resize.jpg

Gunung Ceremai (seringkali disebut 'Ciremai') secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53' 30" LS dan 108° 24' 00" BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut.

Gunung ini memiliki kawah ganda. Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 m. Pada ketinggian sekitar 2.900 m dpl di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet.

Kini G. Ceremai termasuk ke dalam kawasan (calon) Taman Nasional Gunung Ceremai, yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektare.

Nama gunung ini berasal dari ceremai (Phyllanthus acidus, sejenis tumbuhan perdu berbuah kecil dengan rada masam), namun seringkali disebut Ciremai, karena kebiasaan di wilayah Pasundan yang banyak menggunakan awalan 'ci-' untuk penamaan tempat.


Vulkanologi dan geologi

Gunung Ceremai termasuk gunungapi Kuarter aktif, tipe A (yakni, gunungapi magmatik yang masih aktif semenjak tahun 1600), dan berbentuk strato. Gunung ini merupakan gunungapi soliter, yang dipisahkan oleh Zona Sesar Cilacap – Kuningan dari kelompok gunungapi Jawa Barat bagian timur (yakni deretan Gunung Galunggung, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, Gunung Patuha hingga Gunung Tangkuban Perahu) yang terletak pada Zona Bandung.

Ceremai merupakan gunungapi generasi ketiga. Generasi pertama ialah suatu gunungapi Plistosen yang terletak di sebelah G. Ceremai, sebagai lanjutan vulkanisma Plio-Plistosen di atas batuan Tersier. Vulkanisma generasi kedua adalah Gunung Gegerhalang, yang sebelum runtuh membentuk Kaldera Gegerhalang. Dan vulkanisma generasi ketiga pada kala Holosen berupa G. Ceremai yang tumbuh di sisi utara Kaldera Gegerhalang, yang diperkirakan terjadi pada sekitar 7.000 tahun yang lalu (Situmorang 1991).

Letusan G. Ceremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Letusan uap belerang serta tembusan fumarola baru di dinding kawah pusat terjadi tahun 1917 dan 1924. Pada 24 Juni 1937 – 7 Januari 1938 terjadi letusan freatik di kawah pusat dan celah radial. Sebaran abu mencapai daerah seluas 52,500 km bujursangkar (Kusumadinata, 1971). Pada tahun 1947, 1955 dan 1973 terjadi gempa tektonik yang melanda daerah baratdaya G. Ciremai, yang diduga berkaitan dengan struktur sesar berarah tenggara – barat laut. Kejadian gempa yang merusak sejumlah bangunan di daerah Maja dan Talaga sebelah barat G. Ceremai terjadi tahun 1990 dan tahun 2001. Getarannya terasa hingga Desa Cilimus di timur G. Ceremai.

Jalur pendakian

Puncak gunung Ceremai dapat dicapai melalui banyak jalur pendakian. Akan tetapi yang populer dan mudah diakses adalah melalui Desa Palutungan dan Desa Linggarjati di Kab. Kuningan, dan Desa Apuy di Kab. Majalengka. Satu lagi jalur pendakian yang jarang digunakan ialah melalui Desa Padabeunghar di perbatasan Kuningan dengan Majalengka di utara. Di kota Kuningan terdapat kelompok pecinta alam "Akar (Aktivitas Anak Rimba)" yang dapat membantu menyediakan berbagai informasi dan pemanduan mengenai pendakian Gunung Ceremai

Vegetasi

Hutan-hutan yang masih alami di Gunung Ceremai tinggal lagi di bagian atas. Di sebelah bawah, terutama di wilayah yang pada masa lalu dikelola sebagai kawasan hutan produksi Perum Perhutani, hutan-hutan ini telah diubah menjadi hutan pinus (Pinus merkusii), atau semak belukar, yang terbentuk akibat kebakaran berulang-ulang dan penggembalaan. Kini, sebagian besar hutan-hutan di bawah ketinggian … m dpl. dikelola dalam bentuk wanatani (agroforest) oleh masyarakat setempat.

Sebagaimana lazimnya di pegunungan di Jawa, semakin seseorang mendaki ke atas di Gunung Ciremai ini dijumpai berturut-turut tipe-tipe hutan pegunungan bawah (submontane forest), hutan pegunungan atas (montane forest) dan hutan subalpin (subalpine forest), dan kemudian wilayah-wilayah terbuka tak berpohon di sekitar puncak dan kawah.

Lebih jauh, berdasarkan keadaan iklim mikronya, LIPI (2001) membedakan lingkungan Ciremai atas dataran tinggi basah dan dataran tinggi kering. Sebagai contoh, hutan di wilayah Resort Cigugur (jalur Palutungan, bagian selatan gunung) termasuk beriklim mikro basah, dan di Resort Setianegara (sebelah utara jalur Linggarjati) beriklim mikro kering.

Secara umum, jalur-jalur pendakian Palutungan (di bagian selatan Gunung Ciremai), Apuy (barat), dan Linggarjati (timur) berturut-turut dari bawah ke atas akan melalui lahan-lahan pemukiman, ladang dan kebun milik penduduk, hutan tanaman pinus bercampur dengan ladang garapan dalam wilayah hutan (tumpangsari), dan terakhir hutan hujan pegunungan. Sedangkan di jalur Padabeunghar (utara) vegetasi itu ditambah dengan semak belukar yang berasosiasi dengan padang ilalang. Pada keempat jalur pendakian, hutan hujan pegunungannya dapat dibedakan lagi atas tiga tipe yaitu hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan atas dan vegetasi subalpin di sekitar kawah. Kecuali vegetasi subalpin yang diduga telah terganggu oleh kebakaran, hutan-hutan hujan pegunungan ini kondisinya masih relatif utuh, hijau dan menampakkan stratifikasi tajuk yang cukup jelas.


Margasatwa

Keanekaragaman satwa di Ceremai cukup tinggi. Penelitian kelompok pecinta alam Lawalata IPB di bulan April 2005 mendapatkan 12 spesies amfibia (kodok dan katak), berbagai jenis reptil seperti bunglon, cecak, kadal dan ular, lebih dari 95 spesies burung, dan lebih dari 20 spesies mamalia.

Beberapa jenis satwa itu, di antaranya:

Tips Melupakan mantan

Untuk bisa melupakan mantan pacar memang bukan hal mudah, karena saya yakin masalah yang satu ini kadang-kadang memang gampang gampang susah. Selain itu untuk bisa melupakan mantan pacar, karakteristik serta perasaan masing-masing individu akan berbeda-beda sehingga keputusan serta komitmen kita akan sangat memberikan kontribusi untuk benar-benar bisa untuk melupakan si dia. Cara apapun yang kamu lakukan kalau kamu tidak berkomitmen untuk melupakan dia, itu tidak akan berhasil. So, jika kamu emang pengen ngelupain dia, tips melupakan mantan pacar versi saya personal yang pertama adalah komitmen. Komitmen untuk membuktikan diri bahwa kamu bisa hidup dengan menjalani tanpa dia. Tetaplah jalani hari-hari kamu apa adanya, jangan bersikap seolah kehidupan sudah berhenti dalam diri kamu. Tetep tegar dan tetap untuk menjadi diri kamu apa adanya.

Jika itu sudah kamu lakukan, kemudian simpanlah atau buang saja semua barang-barang dari si dia. Bukannya kita tidak menghargai pemberian dari si dia, kalo kamu sayang untuk ngebuangnya ya di simpan aja. Ini setidaknya untuk menghindari agar kamu tidak teringat lagi sama dia ketika kamu melihat barang tersebut. Apalagi jika ada sebuah barang yang menurut kamu bener-bener memiliki makna banget, mungkin hadiah ulang tahun, boneka, kalung/cincing, foto, dsb.

Jangan keseringan bengong, cobalah untuk menyibukkan diri. Kerjain tugas kek, bersihin rumah/kamar kek, main ke rumah teman, atau merencanakan sebuah aktivitas yang menurut kamu positif. Dengan bersikap lebih aktif, itu akan mencegah kamu untuk mengingat dia kembali. Selain itu, malam harinya pun kamu bisa lebih mudah untuk tertidur karena kondisi tubuh kamu yang sudah lelah beraktivitas seharian.

Next, mencoba untuk membuka hati kembali. Naahh…, daripada cakep kamu hilang gara-gara bengong mulu kaya’ ayam sakit [SMILE!], mendingan coba untuk membuka hati kembali untuk orang lain. Meskipun poin ini tidak gampang, tapi dengan membuka hati dan belajar untuk menerima orang lain mencuri hati kamu, kamu bisa sadar bahwa ada orang lain yang sayang, mau memperhatikan kamu, dan yang pasti kamu akan mendapatkan keyakinan bahwa kamu bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik dari dia. Siapa tahu aja orang yang kamu kenal itu lebih baik dari mantan kamu. Kalo belum dapet juga, cari donk. Atau kalau mau nge-jomblo dulu itu juga pilihan bagus bagi kamu untuk sekedar menenangkan diri, jomblo juga asyik kok :)asuki u

Yang kelima, nggak ada lagi. Maksud nggak ada lagi disini adalah, nggak ada lagi (mencoba menghapus) dalam fikiran kamu untuk mengingat tentang dia. Ini bukannya memutuskan silaturahmi lho… ini sekedar untuk mengantisipasi suatu keadaan. Misalnya seperti ketika kamu lagi sendiri, atau mungkin ketika kamu jalan ke suatu tempat dimana tempat itu mungkin dulunya sering kamu kunjungi sama dia. Jangan diingat-ingat lagi, itu masa lalu teman! Sekedar mengingat boleh, tapi jangan sampai terlarut sama keadaan ;-)



Sumber: Paman GuGeL

Minggu, 17 Agustus 2008

10 caRa bAngKit dAri keSediHan . . .


Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Penyebabnya macam-macam, bisa karena sedang patah hati, sakit secara fisik, bokek alias tidak punya uang, dan semacamnya. Pada saat-saat seperti itu, bisa jadi orang mengalami frustrasi, depresi, dan ekstremnya, mencoba bunuh diri.

Mudah-mudahan Kamu tidak usah seperti itu. Coba tips di bawah ini untuk menemukan kembali semangat diri.

1. Ayunkan tubuh dan bernyanyi
Pasang musik favorit, terutama yang berirama disko atau dance. Sambil bergoyang, Kamu juga bisa ikut menyanyi.

2. Tersenyum
Tersenyum bisa ‘mengakali’ otak. Maksudnya, karena otot-otot Kamu memaksakan senyum, otak akan berpikir bahwa Kamu sedang senang.

3. Habiskan waktu dengan orang-orang tercinta
Ada orang yang senang kongkow dengan teman-temannya, ada juga yang senang bermain dengan anak-anak kecil. Terserah yang mana pilihan Kamu, yang jelas pilihan kedua amat menyenangkan. Bayangkan Kamu mencubit pipi seorang bocah, menyaksikan keriangannya menjilat es krim, bermain di kolam renang, atau melakukan apa pun. Percayalah, keriangan anak-anak akan menular pada Kamu.

4. Hadiahi diri Kamu sendiri
Kalau ada pekerjaan yang tidak Kamu sukai, jangan ditunda. Segera kerjakan, supaya setelah itu usai, Kamu bisa memberi kado bagi diri Kamu sendiri. Hadiahnya tak usah mahal-mahal amat, bisa berupa memanjakan diri di spa atau salon, berendam di kamar mandi, membaca majalah atau buku, atau tak melakukan apa pun sambil mengunyah dua keping cokelat.

5. Bersihkan sekeliling Kamu
Keadaan yang kacau balau memang bikin dada sesak. Karena itu, bebenahlah. Biarkan segala sesuatu berada di tempat yang seharusnya. Seni kuno Feng Shui menyebutkan bahwa mengenyahkan kekacaubalauan di suatu tempat berarti akan mengusir energi negatif dari sana. Cobalah.

6. Lakukan tindakan
Bila ada sesuatu yang membuat Kamu cemas, entah itu kesehatan, pekerjaan, atau kehidupan rumah tangga, lakukan sesuatu. Jangan biarkan suatu masalah menjadi berlarut-larut, menggerogoti kebahagiaan Kamu, dan ‘menikam’ apa yang seharusnya Kamu peroleh.

7. Berpikir positif
Para konsultan psikologis tak akan pernah bosan menghadiahi kedua kata ini. Sebab, ujung-ujungnya, segala masalah bisa terasa lebih ringan kalau Kamu selalu berusaha berpikir positif.

8. Jadi orang yang kreatif
Kalau cuma duduk melamun sambil mengeluh bahwa dunia ini tidak adil, sudah jelas dunia ini memang ‘terasa’ tidak adil. Kamu tidak punya kesibukan, sih. Cari sesuatu yang menyibukkan diri, seperti mengerjakan pekerjaan tangan, memasak, berkebun, meredekorasi rumah, dan sebagainya.

9. Menulis
Banyak ahli setuju bahwa menulis dapat menghilangkan stres. Cobalah dengan menuangkan apa yang Kamu alami ke dalam selembar kertas. Kamu akan kaget melihat hasilnya.

10. Berolahraga
Manfaat olahraga pasti sudah Kamu ketahui. Tapi, melakukannya ketika Kamu sedang sedih, bisa jadi membawa kegunaan lain. Di antaranya adalah, membuat Kamu lupa masalah, dan membawa semangat baru.

So, slamat mencoba tips- tips tersebut. Mudah- mudahan bermanfaat buat Kamu yang sering dilanda kesedihan . . .

Don't be sAd ok.... Just be haPpy riGht now...!!!!


,,Rini Gantini 210203060088,,

Dijadiin Pacar Atau Teman Ya....???!!!


Katanya hanya teman biasa, tapi kok cemburu sih waktu dia ngapelin calon pacarnya? Ada feeling juga, ya? Atau cinta platonis? Tidak usah malu mengakuinya. Bukan hanya kamu kok yang pernah naksir sama sahabat sendiri. Hal ini sering terjadi pada setiap cowok yang menjalin persahabatan dengan cewek, atau sebaliknya.

Ngomong-ngomong, kenapa tidak pacaran saja? “Dilema! Dia baik sih, tapi kami nggak mungkin pacaran. Dia teman saya yang paling baik. Swear, kami nggak punya perasaan apa-apa kok!,” kata seorang cewek yang ditanyai Astaga!com, di Jakarta. Kenapa begitu susah ya?

Seperti hukum aksi-reaksi Newton, setiap sebab, selalu ada akibatnya. Setiap perbuatan, akan ada imbalannya. Memang tidak selalu buruk, tetapi juga tidak selalu baik. Demikian pula dalam sebuah hubungan, kalau kamu berlaku sebagai sahabat, maka kamu akan mendapat imbalan perlakuan sebagai seorang sahabat.

Sebaliknya, kalau kamu memposisikan diri sebagai pacar, maka dia -mungkin- akan memperlakukan kamu sebagai seorang pacar. Tapi semua itu relatif, tergantung dari sudut mana kamu melihatnya. Tergantung dari cara kamu memperlakukan dia, mood dan situasi yang terbentuk di antara kalian.

Sebelum membuat keputusan, mari kita berpikir logis. Kalau kamu berpikir persahabatan jauh lebih penting dari asmara, maka kamu harus rela membuang perasaaan cinta yang sangat dalam kepada dia. Kamu juga harus rela melihat dia berjalan bergandengan dengan orang lain. Silakan mengurut dada waktu melihat dia memeluk atau dipeluk, atau bahkan ketika dia mencium (atau dicium) pacarnya.

Kamu harus rela hanya menjadi “keranjang sampah” atau tempat mengadu ketika dia sendu. Bisa dimengerti bila kamu merasa sebagai orang paling mengerti perasaannya, apalagi bila hubungan persahabatan kalian sudah berjalan lama. Tapi ingat, begitu dia memiliki pacar, maka posisi kamu tak lebih dari seorang teman. Sekali lagi, kamu hanya “keranjang sampah” baginya.

Kalau kamu ingin mempertahankan persahabatan, maka kamu juga harus siap menerima kenyataan bahwa hubungan kamu dan dia tidak akan berkembang lebih lanjut, atau stagnan atau jalan ditempat alias “segitu-gitu” saja. Lebih buruk lagi, bisa jadi dia akan mengurangi intensitas jalan bareng atau berkunjung ke rumah kamu karena harus ngapel dulu.

Tapi, apa yang akan terjadi kalau kamu dan dia “jadian”? Sayangnya, tidak ada jaminan kisah asmara yang lahir akan mengesankan seperti yang dibayangkan sebelumnya. Sebaliknya, kamu harus siap-siap kehilangan tempat “curhat” bila ada masalah soal asmara. Bayangkan kepada siapa kamu harus mengadu kalau sedang marahan dengan dia -sahabat yang akan menjadi pacarmu itu-?

Lebih bingung lagi, kamu tidak bisa bebas berlari dan sembunyi bila sedang benci atau tidak mood bicara dengan pacar yang dulu sahabat kamu itu. Kenapa? Karena sebelum menjadi pacar, kalian sudah memiliki ikatan yang kuat, yakni sebuah persahabatan. Kalau dulu, kamu bisa menganggap cuek semua yang terjadi di antara kalian -”elo-elo, gue-gue”-, maka -mau tidak mau- kamu harus mulai berbagi semuanya.

Kamu juga nggak bisa lagi minta saran kalau ada orang lain -yang lebih oke dari dia- naksir kamu. Bisa-bisa, kamu sendiri yang repot: kehilangan sahabat, sekaligus pacar. Iya kan? Meski begitu, keputusan tetap ada di tangan kamu. Seperti judul lagu, listen to your heart itu penting. Dan, perlu diketahui bahwa cinta itu adalah anugerah. Good luck, guys!


,,Rini Gantini 210203060088,,

Jumat, 15 Agustus 2008

Tatto, antara mode dan pemberontakan

Anda tentu sering melihat tatto, bukan? Meskipun cuma sekadar gambar, fungsi tatto macam-macam. Ada yang cuma sekadar simbol kejantanan, untuk mempercantik diri, tanda kesuburan, dan sebagainya. Bahkan, ada pula yang dipolitisir. Contohnya dulu ketika Soeharto memerintahkan 'petrus' pada orang-orang bertatto.

Biasanya gambar dan simbol itu dihias dengan pigmen berwarna-warni. Jaman dulu, orang-orang masih menggunakan teknik manual dan dari bahan-bahan tradisional untuk mentatto seseorang. Orang-orang Eskimo misalnya, memakai jarum dari tulang binatang. Sekarang, orang-orang sudah memakai jarum dari besi, yang kadang-kadang digerakkan dengan mesin untuk 'mengukir' sebuah tatto.

Di kuil-kuil Shaolin malah memakai gentong tembaga yang panas untuk mencetak gambar naga pada kulit tubuh. Murid-murid Shaolin yang dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan simbol itu kemudian menempelkan kedua lengan mereka pada semacam cetakan gambar naga yang ada di kedua sisi gentong tembaga panas itu.

Pada sistem budaya yang berlainan, tatto mempunyai makna dan fungsi yang berbeda-beda. Suku Maori di New Zealand membuat tatto yang berbentuk ukiran-ukiran spiral pada wajah dan pantat. Menurut mereka, ini adalah tanda bagi keturunan yang baik.

Di Kepulauan Solomon, tatto ditorehkan di wajah perempuan sebagai ritus inisiasi untuk menandai tahapan baru dalam kehidupan mereka. Hampir sama seperti diatas, orang-orang Suku Nuer di Sudan memakai tatto untuk menandai ritus inisiasi pada anak laki-laki. Orang-orang Indian melukis tubuh dan mengukir kulit mereka untuk menambah kecantikan atau menunjukkan status sosial tertentu.

Di Indonesia sendiri, pernah ada masa ketika tatto dianggap sebagai sesuatu yang buruk. Orang-orang yang memakai tatto dianggap identik dengan penjahat, gali atau bromocorah. Pokoknya golongan orang-orang yang hidup di jalan salah dan selalu dianggap mengacau ketentraman masyarakat.

Anggapan negatif seperti ini secara tidak langsung mendapat "pengesahan" ketika pada tahun 80-an terjadi pembunuhan misterius terhadap ribuan orang gali. Mantan Presiden Soeharto dalam otobiografinya Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya mengatakan, "...petrus (penembakan misterius) itu memang sengaja dilakukan sebagai treatment, tindakan tegas terhadap orang-orang jahat yang suka mengganggu ketentraman masyarakat".

Orang-orang kulit putih menerapkan sistem politik apartheid di Afrika Selatan hanya karena orang-orang Afrika berkulit hitam'. Di Jerman, Hitler dengan Nazi-nya membantai orang-orang Yahudi hanya karena di dalam tubuh orang Yahudi tidak mengalir darah Arya, darah tubuh manusia yang paling sempurna yang pernah diciptakan Tuhan di bumi ini menurut Hitler. Sebelum tatto dianggap sebagai sesuatu yang modis, trendi dan fashionable seperti sekarang ini, tatto memang dekat dengan budaya pemberontakan. Anggapan negatif masyarakat tentang tatto dan larangan memakai rajah atau tatto bagi penganut agama tertentu semakin menyempurnakan imej tatto sebagai sesuatu yang: dilarang, haram, dan tidak boleh. Maka memakai tatto sama dengan memberontak terhadap tatanan nilai sosial yang ada, sama dengan membebaskan diri terhadap segala tabu dan norma-norma masyarakat yang membelenggu. Orang-orang yang dipinggirkan oleh masyarakat memakai tatto sebagai simbol pemberontakan dan eksistensi diri. Anak-anak yang disingkirkan oleh keluarga memakai tatto sebagai simbol pembebasan.Setiap jaman melahirkan konstruksi tubuhnya sendiri-sendiri. Dulu tatto dianggap jelek, sekarang tatto dianggap sebagai sesuatu yang modis dan trendi. Kalau era ini berakhir, entah tatto akan dianggap sebagai apa. Mungkin status kelas sosial, mungkin sekedar perhiasan, atau yang lain. Taka Tigana F_KOC03082


Beri Mereka Kesempatan

Bandung."Gebleg! ruangan ma dosennya mana ya?!!!" mugkin memang susah ya mahasiswa abadi buat ngebenerin imagenya. walaupun cuma dapet predikat mahasiswa sp.
Setiap mahasiswa angkatan perang yang belum merdeka kaya gw pasti punya satu misi utuk dirinya sendiri yaitu lulus bro!!! walaupun lewat sp. SP yaitu semester pendek yang di adakan pihak fakultas untuk akademisinya yang berminat mebenahi kertas transkrip nilainya yang ipk-nya agak-agak tidak membahagiakan orang tua biasanya, sp dapat di ikuti mahasiswa akademis setelah melakukan registrasi pembayaran sp tersebut, terpisah dari spp setap semesternya,sp di bayar per sks materi matakuliah, harga satu sks berbeda2 di tiap universitas seluruh indonesia, besar bayaran satu sks di hargai Rp.50.000 (itu kalo di kampusku tercinta) tapi ada juga yang mencapai harga Rp 100.000 tergantung pihak kampus yang mengadakannya, wah bayangin aja dimana satu mata kuliah rata-rata ada 2 sks. berapa kocek yang harus kita kuras untuk perbaikan nilai 3 mata kuliah yang tiap mk ada 2 sks? beriring waktu dan pengalaman yang menyadarkan mahasiswa dari mati suri itu.mahasiswa pun punya titik balik untuk perubahan. demi membahagiaka orang tua yang mulai bosan melihat anaknya yang sudah memasuki jaman kadaluarsa perkuliahan. Mungkin banyak hal yang mereka khawatirkan melihat fenomena yang menimpa buah hatinya yang tidak lagi di tetek-in ato di suapin karena udah tau cara melawan negara gara2 bbm yang semakin naik. Ironisnya uang sp yang di minta tetap saja sebagian besar dari orang tua yang juga untuk ngebahagiain orang tua tersebut...go ahead mahasiswa indonesia!!!buat perubahan! walau perbaikan itu sulit, sulit di jalani karena alasan kita yang harus mencari dosen yang tak tahu ada dimana, Sulit karena tak ada lagi teman sejawat yang kongkow bareng di kampus karena udah pada lulus. Sulit karena niat yang tidak ada. Sulit karena dana yang terbatas. dan sulit karena hidup di negara yang sulit..Berjuang lah!!Indonesia sudah lelah menunggu kita..-Tecko untuk perubahan-Taka Tigana F_KOC03082

Selasa, 12 Agustus 2008

Kumpulan Artikel Mahasiswa

Blog ini berisi artikel para mahasiswa FIKOM yang mengambil matakuliah DASKOM, semester 2007/2008. SILAHKAN SAUDARA-SAUDARA MENGISI ARTIKEL MASING-MASING, PANJANG ARTIKEL MAKSIMUM 1000 KATA DAN JANGAN LUPA MENCANTUMKAN NPM SAUDARA.